Limfoma

Limfoma adalah tipe kanker yang terjadi pada limfosit (tipe sel darah putih pada sistem kekebalan tubuh vertebrata). Terdapat banyak tipe limfoma. Limfoma adalah bagian dari grup penyakit yang disebut kanker Hematological. Pada abad ke-19 dan abad ke-20, penyakit ini disebut penyakit Hodgkin karena ditemukan oleh Thomas Hodgkin tahun 1832. Limfoma dikategorikan sebagai limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin.

Gejala

Limfoma Non-Hodgkin dapat menyebabkan berbagai gejala:

  • Kelenjar getah bening yang bengkak di leher, ketiak atau selangkangan tapi tidak ada rasa sakit
  • Kehilangan berat badan tanpa alasan
  • Demam
  • Keringat bercucuran saat malam
  • Batuk-batuk, sukar bernafas, atau nyeri di dada
  • Lemah dan letih yang tidak kunjung sembuh
  • Nyeri, bengkak atau merasa begah di perut

Umumnya, gejala-gejala ini bukan akibat kanker. Masalah kesehatan lainnya juga bisa menyebabkan gejala seperti ini. Orang yang mengalami gejala ini harus ke dokter untuk didiagnosis dan dirawat sedini mungkin.

Untuk memesan obat limfoma klik disini!!!

Simak testimoni sembuh dari limfoma

N a m a  :  Ibu Wayan

U m u r  :  34 tahun

Alamat  :  Surabaya

Keluhan  :  Pembengkakan Kelenjar Limfe (Limpoma)

Pada waktu saya masih kuliah (sekitar 14 tahun yang lalu), pernah mengalami pembengkakan kelenjar limfe pada pangkal lengan. Untuk menyembuhkannya, dokter melakukan operasi kecil pada daerah yang sakit tersebut.

Sekitar pertengahan tahu 2008, saya mengalami hal yang sama, kali ini terjadi pada pangkal paha. Benjolan kira2 sebesar bij kurma, rasanya sakit dan mengganjal. Saya agak segan untuk periksa. Suami saya menganjurkan untuk mengkonsumsi jelly gamat Luxor.

Meskipun agak ragu, tapi saya turuti saran suami saya. Alhamdulillah, setelah beberapa mengkonsumsi jelly gamat Luxor, rasa sakitnya hilang. Saya lanjutkan konsumsi jelly gamat, dan Alhamdulillah benjolannya berangsur-angsur hilang, sampai hilang sama sekali. Pada saat benjolannya hilang saya hanya mengkonsumsi 1 botol jelly gamat, bahkan 1 botol tersebut belum habis (tersisa sedikit).

Diagnosis

Jika Anda mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening atau gejala lain yang menandakan limfoma non-Hodgkin, maka dokter harus mencari tahu apakah gejala tersebut berasal dari kanker atau penyakit yang lain. Anda akan diminta menjalankan tes darah dan prosedur diagnostik berikut:

  • Pemeriksaan Fisik: Dokter akan memeriksa pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak dan selangkangan Anda. Dokter juga akan memeriksa limpa dan hati Anda untuk memastikan apakah ada pembengkakan.

  • Tes darah: Laboratorium akan melakukan pemeriksaan darah lengkap untuk memeriksa jumlah sel-sel darah. Laboratorium juga akan memeriksa zat-zat lain, seperti Lactate dehydrogenase (LDH). Limfoma menyebabkan tingkat ldh yang tinggi.

  • Sinar X untuk dada: Anda perlu menjalani sinar X untuk memeriksa kelenjar getah bening yang bengkak atau tanda-tanda penyakit lain di dada Anda.

  • Biopsi: Dokter akan mengambil jaringan untuk mencari sel-sel limfoma. Biopsi adalah satu-satunya cara terbaik untuk mendiagnosis limfoma. Dokter bisa mengangkat seluruh kelenjar getah bening (biopsi eksisi) atau hanya sebagian kelenjar getah bening (biopsi insisional). Dokter patologi akan memeriksa jaringan sel-sel limfoma dengan menggunakan mikroskop.

Bagaimana menilai Limfoma?

Dokter harus mengetahui tingkatan (tahapan) limfoma non-Hodgkin untuk merencanakan pengobatan yang terbaik. Tahapan ini berdasarkan lokasi tempat sel-sel limfoma ditemukan (di kelenjar getah bening atau di organ atau jaringan lain) dan jangkauan area yang terkena.

Tahapan limfoma non-Hodgkin adalah sebagai berikut:

  • Stadium I: Sel-sel limfoma berada dalam satu kelompok kelenjar getah bening (misalnya di leher atau di ketiak). Atau, jika sel-sel abnormal itu tidak berada dalam kelenjar getah bening, tapi hanya pada satu bagian jaringan atau organ tubuh saja (misalnya di paru-paru, tapi tidak di hati atau di sumsum tulang).

  • Stadium II: Sel-sel limfoma berada sekurangnya di dua kelompok kelenjar getah bening, pada sisi diafragma yang sama (baik di atas atau di bawah). Atau, sel-sel limfoma ini berada di organ tubuh dan di kelenjar getah bening di sekitarnya (pada sisi yang sama seperti diafragma) Mungkin ada sel-sel limfoma di kelompok kelenjar getah bening yang lain di sisi diafragma yang sama.

  • Stadium III: Limfoma terdapat dalam kelompok kelenjar getah bening di atas dan di bawah diafragma. Juga dapat ditemukan di organ atau di jaringan di sekitar kelompok kelenjar getah bening ini.

  • Stadium IV: Limfoma ini berada di seluruh satu organ atau jaringan (selain di kelenjar getah bening). Atau, berada dalam hati, darah, atau sumsum tulang.

Pengobatan apa yang ditawarkan?

Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi ini disebut terapi sistemik karena obat akan mengalir di sepanjang aliran darah. Obat dapat mencapai sel-sel kanker di hampir seluruh bagian tubuh.

Anda dapat menjalani kemoterapi melalui mulut, melalui pembuluh darah balik, atau di ruang antara sumsum tulang belakang. Pengobatan biasanya berupa rawat jalan, baik di rumah sakit/klinik atau di rumah. Beberapa pasien harus menginap di rumah sakit selama pengobatan untuk mendapatkan pengamatan yang seksama.

Jika pasien menderita Limfoma di lambung akibat infeksi Helikobaktor, dokter dapat mengobati limfoma ini dengan antibiotika. Setelah infeksi sudah disembuhkan, kanker mulai dapat diobati.

Terapi Biologi

Penderita jenis limfoma non-Hodgkin tertentu dapat menjalani terapi biologi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh agar dapat melawan kanker dengan efektif.

Antibodi monoklonal digunakan untuk mengatasi limfoma. Antibodi ini adalah protein yang mengikatkan diri pada sel-sel kanker untuk membantu sistem kekebalan tubuh membunuh sel-sel limfoma. Pasien mendapat pengobatan ini melalui pembuluh darah balik (vena), di klinik dokter atau di rumah sakit.

Terapi Radiasi

Terapi Radiasi (juga disebut sebagai radioterapi) menggunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel limfoma non-Hodgkin. Pengobatan ini dapat memperkecil tumor dan membantu mengendalikan rasa sakit.

Digunakan dua jenis terapi radiasi bagi penderita limfoma:

  • Radiasi eksternal: Sebuah mesin besar akan mengarahkan sinar ke bagian tubuh di mana sel-sel limfoma terkumpul. Terapi ini bersifat lokal karena hanya mempengaruhi sel-sel di area yang diobati saja. Sebagian besar penderita pergi ke rumah sakit atau klinik untuk dirawat 5 hari dalam seminggu, selama beberapa minggu.

  • Radiasi sistemik: Beberapa penderita limfoma akan mendapat suntikan bahan radioaktif yang akan mengalir ke seluruh tubuh. Bahan radioaktif itu akan terikat pada antibodi yang menargetkan dan menghancurkan sel-sel limfoma.

Pengobatan Limfoma bermutu tinggi dapat mengakibatkan obat dalam sebagian besar kasus, bagaimanapun, prognosis untuk pasien dengan respon yang buruk terhadap terapi yang lebih buruk. Pengobatan untuk limfoma tingkat tinggi biasanya terdiri dari kemoterapi agresif, termasuk rejimen CHOP.

untuk memesan obat limfoma klik disini!!!

Kata kunci:
pengobatan herbal untuk mengobati limfoma lacrimalis